“Data yang disebutkan adanya penurunan di ATM iya. Kita di BNI melihat transaksi di ATM menurun. Di mana dua tahun lalu porsi orang bertransaksi dari total transaksi 31% menjadi 24%,” ungkap dia dalam Money Talks CNBC Indonesia, Rabu (24/10/2024).
Sebaliknya, BNI mencatat lonjakan transaksi digital, terutama pada metode pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Tercatat lonjakan transaksi QRIS mencapai hampir 200% dari tahun ke tahun.
Diketahui Bank Indonesia mencatat transaksi uang elektronik tumbuh 29,11% secara year-on-year mencapai 4.001,11 juta transaksi pada triwulan III-2024. Sedangkan transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM/D turun 8,59% secara yoy menjadi 1.738,53 juta transaksi.
Ronny menjelaskan hal ini disebabkan karena perubahan kebiasaan masyarakat menjadi digital yang dipicu pada masa pandemi Covid-19 beberapa waktu lalu. Di mana masyarakat memilih transaksi keuangan yang lebih mudah.
“Karena bagaimana pun juga dengan QRIS dan sebagainya membuat kita nyaman sepanjang cyber security di bank terus dilakukan dengan baik. Di satu sisi juga semua pengeluaran, semua tercatat. Kalau selama ini di Indonesia paling susah melakukan pencatatan. Dengan digital, tentu saja setiap aktivitas tercatat,” tambah dia.
Di sisi lain, tambah dia, penyedia layanan perbankan juga menawarkan berbagai fitur dalam memberikan kemudahan bertransaksi tersebut. Dengan adanya upaya tersebut, tambah dia, tren transaksi digital akan terus mengalami peningkatan.
“Tetap ini harus kita antisipasi. Tentu saja perbankan dengan beberapa produk akan mengakomodasi perubahan perilaku ini ke depan. Sehingga yang penting perbankan membuat nasabah nyaman bertransaksi, tanpa takut dengan hal yang tidak kita inginkan,” pungkas dia.
MNC Group mengumumkan Angela Tanoesoedibjo kembali ditunjuk Co-CEO MNC Group, yang berlaku efektif segera. Dalam peran penting ini, Angela akan bekerja sama dengan Hary Tanoesoedibjo, pendiri dan Executive Chairman MNC Group, untuk memandu operasional MNC Group saat ini dan menjaga pertumbuhan di masa depan, terutama di sektor media, MNC Media & Entertainment.
“Dengan fokus untuk meningkatkan penawaran produk MNC Media & Entertainment, Angela akan mengawasi inisiatif media tradisional dan digital, serta memimpin operasional pemberitaan MNC Media di bawah naungan iNews Media Group, yang merupakan pusat berita dan informasi terbesar di Indonesia,” tulis manajemen dalam keterangan resminya, Kamis (24/10/2024).
Manajemen mengungkapkan, latar belakangnya yang luas dalam kepemimpinan strategis dalam lanskap media memposisikannya secara unik untuk mendorong inovasi dan keunggulan dalam industri yang berkembang pesat.
Perjalanan Angela yang luar biasa termasuk masa jabatan penting sebagai wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di kabinet Indonesia, di mana ia dilantik pada usia 32 tahun, menjadikannya anggota termuda pada saat itu di tahun 2019.
Sebelum perannya di pemerintahan, Angela memberikan kontribusi yang kepada MC Media & Entertainment, khususnya dalam operasi televisi Free-to-Air (FTA). Pada tahun 2014, Ia ditunjuk sebagai Direktur Utama Global. Selain itu, I juga berperan penting dalam mendirikan RCTI+, superapp AVOD OTT.
Selain perannya di TV, Angela juga pernah menjabat beberapa posisi strategis di MNC Media & Entertainment, termasuk Direktur PT Media Nusantara Citra Tbk (MCN) dan Direktur Utama PT Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI), saluran TV FTA terkemuka di Indonesia.
Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibio mengatakan, Visinya, dikombinasikan dengan keahlian dan hasratnya di bidang media, akan berperan penting dalam mendorong strategi pertumbuhan kami dan memperluas jangkauan kami baik di ranah tradisional maupun digital.
“Kami sangat senang menyambut Angela kembali ke MC Group dalam peran kepemimpinan yang sangat penting ini,” sebutnya.
“Saya sangat senang dapat kembali ke MNC Group dan bekerja sama dengan tim kami yang berbakat. Bersama-sama, kami akan terus berinovasi dan meningkatkan penawaran media kami untuk melayani pemirsa kami dengan lebih baik di Indonesia dan sekitarnya,” kata Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo.
Mengutip situs resmi BMKG, ENSO adalah anomali pada suhu permukaan laut di Samudera Pasifik di pantai barat Ekuador dan Peru yang lebih tinggi daripada rata-rata normalnya.
Disebutkan, iklim di Samudra Pasifik terbagi ke dalam 3 fase. Yaitu, El Nino, La Nina, dan Netral.
Pada fase Netral, angin pasat berhembus dari timur ke arah barat melintasi Samudra Pasifik menghasilkan arus laut yang juga mengarah ke barat dan disebut dengan Sirkulasi Walker. Suhu muka laut di barat Pasifik akan selalu lebih hangat dari bagian timur Pasifik.
Sementara saat fase El Nino, angin pasat yang biasa berhembus dari timur ke barat melemah atau bahkan berbalik arah. Pelemahan ini dikaitkan dengan meluasnya suhu muka laut yang hangat di timur dan tengah Pasifik. Air hangat yang bergeser ke timur menyebabkan penguapan, awan, dan hujan pun ikut bergeser menjauh dari Indonesia. Hal ini berarti Indonesia mengalami peningkatan risiko kekeringan.
Dan, ketika terjadi fase La Nina, hembusan angin pasat dari Pasifik timur ke arah barat sepanjang ekuator menjadi lebih kuat dari biasanya. Menguatnya angin pasat yang mendorong massa air laut ke arah barat, maka di Pasifik timur suhu muka laut menjadi lebih dingin. Bagi Indonesia, hal ini berarti risiko banjir yang lebih tinggi, suhu udara yang lebih rendah di siang hari, dan lebih banyak badai tropis.
Lalu Kapan La Nina Terjadi?
“Hasil monitoring indeks IOD dan ENSO Dasarian II Oktober 2024, menunjukkan indeks IOD yang melewati batas ambang IOD negative (indeks -1.11), namun baru berlangsung 1 dasarian sehingga statusnya tetap Indian Ocean Dipole (IOD) netral,” tulis BMKG di situs resmi, dikutip Kamis (24/10/2024).
“Anomali SST di Nino3.4 juga menunjukkan kondisi yang melewati batas ambang La Nina dengan indeks (indeks -0.64), namun baru berlangsung satu dasarian sehingga statusnya tetap ENSO Netral,” tambah BMKG.
Artinya, hampir dapat dipastikan akan terjadi La Nina tahun ini.
“La Nina IOD Netral diprediksi berlangsung hingga awal tahun 2025. Sementara itu, ENSO diprediksi berpotensi menuju La Nina lemah mulai Oktober 2024,” sebut BMKG.
Untuk mengonfirmasi fenomenal iklim memang diperlukan waktu.
Deputi bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan membenarkan, perkembangan indeks IOD dan ENSO tersebut merupakan pertanda La Nina. Namun, belum dapat dikonfirmasi.
“Betul (muncul pertanda La Nina tapi belum bisa dikonfirmasi). Lebih dari 1 bulan (waktu yang menunjukkan tren yang dibutuhkan untuk mengonfirmasi La Nina,” kata Ardhasena melalui pesan singkat saat dikonfirmasi CNBC Indonesia.
Perkembangan Musim Hujan 2024/2025
Sementara itu, BMKG mencatat, hasil analisisi hujan pada dasarian II Oktober 2024, curah hujan pada Dasarian II Oktober 2024 bervariasi dari kriteria rendah (24%), menengah (59%) dan tinggi-sangat tinggi (17%). Sifat hujan pada Dasarian II Oktober 2024 bervariasi Bawah Normal (21%), Normal (13%) dan Atas Normal (66%).
“Berdasarkan jumlah ZOM, sebanyak 27% wilayah Indonesia masuk musim hujan. Wilayah yang sedang mengalami musim hujan meliputi sebagian besar Aceh, Sumatra Utara, Riau, Sumatra Barat, Jambi, sebagian Sumatra Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Sebagian Banten, Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah bagian utara, sebagian besar Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, sebagian Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan bagian utara, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, sebagian Maluku Utara, sebagian Maluku, Papua Barat dan sebagian Papua,” tulis BMKG.
Misalnya eksportir harus memiliki sertifikat keamanan pangan Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) minimal Grade A dan harus memiliki Surat Pernyataan Pemanfaatan Nomor Registrasi.
Dari sisi negara, Indonesia juga harus mendapatkan persetujuan ekspor dari Uni Rropa (Approval Procdure), kemudian sudah melaksanakan National Residu Monitoring Plan (NRMP) serta Anti Microbial Resistance (AMR).
“Kita sudah berkomunikasi dengan Directorate-General for Health Kit and Food Safety (DG Sante) membahas mengenai bahwa kita sudah ada penjaminan mutu dan keamanan, kita sudah berstandar nasional dan tanggapan dari mereka kalau mereka menyambut positif dan akan menjelaskan audit maupun rekomendasi mereka ke kita,” kata Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Ishartini di Gedung Mina Bahari 4, Kamis (24/10/2024).
Namun dalam perjalanannya banyak perusahaan Indonesia yang harus terpental dari ekspor ini, mereka tidak bisa memenuhi sejumlah aturan yang ditetapkan Uni Eropa untuk masuk ke pasar ekspor.
“Sebelum 2017, dalam kurun waktu 10 tahun, jumlah perusahaan berada di kisaran 176 hingga 200. Namun, pada 2017 jumlahnya menurun menjadi 176 karena banyak yang tidak memenuhi standar kepatuhan (compliance),” ujar Ishartini.
Saat ini sebanyak 33 perusahaan tengah menunggu persetujuan untuk dapat masuk ke pasar Uni Eropa. Pemerintah melalui BPPMHKP coba memberi bimbingan, di antaranya sertifikasi cara pembenihan ikan yang baik (CPIB).
“Ada standar-standar yang harus punya. Itu adalah tantangan yang besar, yang harus kita hasilkan dari hulu. Budi daya juga sama, bagaimana cara budi daya ikan yang baik mulai dari pembenihan baik, cara memberi makanan yang baik, obatnya juga yang baik. Itu yang harus kita berikan penjaminan. Oleh sebab itu, benar-benar Badan Mutu ini hadir untuk bisa melaksanakan itu, mulai dari hulu sampai di hilir,” kata Ishartini.
Pantauan CNBC Indonesia di lokasi, Kamis (24/10/2024), pukul 15.25 WIB massa aksi mulai membubarkan diri, menyusul pada pukul 15.28 WIB Jalan Merdeka Barat arah Istana kembali dibuka. Barier yang semula dipasang untuk ‘memagari’ massa kini telah dipinggirkan.
Aparat kepolisian juga telah mengizinkan kendaraan bermotor melintasi Jalan Merdeka Barat. Dengan kembali dibukanya akses jalan, jalan raya di sekitar Patung Kuda pun nampak mulai lengang, tidak terjadi penumpukan kendaraan lagi seperti sebelumnya pada saat aksi demonstrasi masih berlangsung.
Pantauan pada pukul 15.30 WIB, lalu lintas di kawasan Patung Kuda terpantau ramai lancar.
4,5 Jam Serikat Buruh Berdemo Menuntut Kenaikan Upah
Selama kurang lebih 4,5 jam ribuan buruh dari berbagai konfederasi dan federasi tingkat nasional melakukan aksi demonstrasi di sekitar Patung Kuda MONAS Jakarta, untuk menuntut kenaikan Upah Minimum Tahun 2025 naik sebesar 8-10%, serta menuntut pencabutan Omnibus Law atau Undang-Undang (UU) Cipta Kerja khususnya klaster ketenagakerjaan dan perlindungan petani.
Adapun konfederasi dan federasi serikat pekerja yang turun melakukan aksi unjuk rasa hari ini, diantaranya KSPI, KSPSI AGN, KPBI, KSBSI Dartha, FSPMI, FSP KEP, SPN, FSP TSK, SBPI, SGBN, Farkes, FSP ISSI, FSP Pariwisata, FPTHSI, dan puluhan federasi serikat pekerja tingkat nasional lainnya.
Adapun aksi demonstrasi hari ini dimulai sejak pukul 11.03 WIB, dan berakhir pada pukul 15.25 WIB. Aksi demonstrasi serikat buruh hari ini berlangsung damai dan tertib, tidak ada kegaduhan ataupun tindakan anarkis sepanjang aksi.
Baru-baru ini hangat diperbincangkan soal harga tiket fanmeet Lisa, personil girl grup asal Korea Selatan Blackpink yang melampaui UMR RI. Bahkan, banyak yang membandingkan dengan harga tiket di negara lain yang ternyata lebih murah.
Lisa sendiri dijadwalkan akan tampil di Jakarta pada 15 November 2024 di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta. Fan meeting ini menjadi salah satu rangkaian tur Asia Lisa BLACKPINK setelah sukses dengan debut solonya ‘LALISA’ dan ‘MONEY’ nya.
Harga Tiket Meroket Lampaui UMR RI
Melansir dari laman resmi promotor fanmeet Lisa, Big Ground Entertaiment menunjukkan ada delapan kategori tempat duduk dari yang paling murah di CAT 5 Tribune seharga Rp1,85 juta dan yang paling mahal untuk kategori Big Diamond Floor dan Tribune seharga Rp5,95 juta tanpa pajak.
Jika sudah dihitung dengan pajak 15% untuk konser kelas internasional, di luar fee aplikasi pembayaran tiket, harganya melambung lebih mahal. Kelas paling murah dihargai hingga Rp2,12 juta, sementara yang paling mahal di Rp6,84 juta.
Besaran harga tiket tersebut jika dibandingkan dengan Upah Minimum Regional (UMR) RI makin tak masuk akal.
Besaran UMR Terbesar di seluruh Indonesia dari Kota Bekasi yang senilai Rp5,34 juta saja masih belum cukup untuk membayar tiket fanmeet Lisa di kelas teratas. Sementara jika membeli tiket paling murah, itu sudah nyaris setengah dari pendapatannya.
Makin tak masuk akal lagi jika dibandingkan dengan rata-rata gaji karyawan Indonesia sampai Februari 2024 yang hanya sebesar Rp3,04 juta. Besaran ini cuma mampu beli tiket fanmeet kelas paling bawah dan itu saja sudah memakan 70% dari gaji-nya.
Sedangkan jika dibandingkan dengan harga tiket konser BlackPink pada 2023 lalu di Indonesia, yang bahkan menghadirkan keempat personil-nya, tiket termahal hanya mencapai Rp 3,8 Juta dan terendah seharga Rp 1,35 Juta.
Fans Lebih Pilih Nonton Konser di Luar Negeri
Fans sangat menyayangkan harga tiket yang selangit tersebut, kemudian memilih beralih untuk nonton di luar negeri seperti di Singapura atau Thailand yang dinilai lebih murah dan mendapat pengalaman lebih menarik.
Sebagai pembanding dari fanmeet Lisa di Singapura. Melansir portal ticketmaster.sg ada empat kategori yang dijual, yang paling mahal senilai SGD 348 atau setara Rp4,10 juta berdasarkan kurs Rp11.800/SGD. Sementara yang paling murah di harga SGD 168, setara Rp1,98 juta.
Berdasarkan situs Ticketmaster.sg, empat kategori tiket yang dijual di Singapura hanya dikenakan biaya pemesanan sebesar $5 untuk semua jenis kategori.
Selain dari sisi harga, fans juga melihat benefit yang didapatkan dari konser di luar negeri lebih menarik. Di Singapura, para fans Lisa atau yang biasa dikenal Lilies bakal mendapatkan kesempatan foto di red carpet bersama Lisa dengan sistem undian sebanyak 650 orang.
Benefit lainnya dari send off session di Singapura akan diberikan kepada seluruh pemegang tiket. Sementara di Jakarta untuk benefit ini akan diundi untuk 2000 orang yang terpilih.
Bagaimana Tanggapan Promotor?
Big Ground Entertainment sebagai promotor acara Fanmeet Lisa pun memberi klarifikasi terkait harga tiket yang terbilang tinggi. Mereka menegaskan bahwa akan ada pertunjukan yang sangat menarik yang sepadan dengan harga tiket yang dipatok.
“Acara ini lebih dari sekadar fanmeeting biasa. Ini show eksklusif dengan skala produksi spektakuler, seperti konser. Kami harus menyesuaikan dengan permintaan Lisa yang menginginkan format besar,” ujar Kevin, chairman Big Ground Entertainment.
PIS sukses melakukan pengangkutan perdana 3.000 metrik ton bitumen atau aspal. Keberhasilan pengangkutan bitumen dalam rute internasional ini membuktikan bahwa PIS mampu bersaing di pasar kargo petrokimia, sekaligus menambah portofolio korporasi pada jenis kargo tersebut.
“Dalam skema kolaborasi ini, PIS membuktikan kesiapan dalam mengembangkan bisnis melalui diversifikasi kargo, khususnya dalam bidang petrokimia. Kepercayaan PPN kepada kami untuk mengangkut kargo bitumen merupakan sebuah kebanggaan luar biasa sekaligus menjadikan PIS sebagai mitra shipping strategis terpercaya,” ujar Direktur Gas, Petrochemical, & New Business PIS Arief Sukmara dalam keterangan resminya, Kamis (24/10/2024).
Bitumen, atau lebih sering disebut sebagai aspal, adalah bahan hidrokarbon yang memiliki sifat perekat, berwarna hitam, kedap air, dan viskoelastik yang berfungsi menahan aliran geser dan meregang secara linier. Aspal menjadi bahan vital untuk pembangunan dan pemeliharaan sirkuit balap dan jalan raya.
Sementara itu, Direktur Pemasaran Pertamina Patra Niaga Maya Kusmaya menekankan pentingnya kerja sama ini bagi pemenuhan kebutuhan bitumen di Indonesia. Pihaknya pun menyambut baik kerja sama yang terjalin dengan PIS dalam bidang pengangkutan bitumen.
“Hal ini merupakan bentuk komitmen PT Pertamina Patra Niaga dalam mengembangkan portofolio untuk produk petrochemical dan chemical business,” ungkap dia.
Sebelumnya, PIS berhasil melakukan pengapalan perdana kargo petrokimia caustic soda dengan komitmen sebesar 96.000 ton dari China ke Indonesia untuk konsumen non-captive atau eksternal Pertamina Group.
Lantas, PIS berkomitmen terus menggali potensi pengangkutan komoditas dry bulk untuk mendorong ekspansi dan diversifikasi bisnis perusahaan.
Harapan tersebut terkait dengan perkembangan industri telekomunikasi, mulai dari masalah BHP frekuensi sampai dengan lelang frekuensi 5G.
“Saya itu kalau ditanya harapan, itu bisa berlebar-lebar, tapi tentu yang paling dekat harapannya adalah bahwa Ibu Menteri yang baru itu bisa mengeluarkan regulasi atau kebijakan yang membuat menjadi katalis untuk perkembangan industri,” kata Dian dalam XL Axiata Get Along with Media di Sleman, Yogyakarta, Rabu (23/10/2024) malam.
Berikut lima harapan XL Axiata terhadap Meutya Hafid sebagai Menteri Komunikasi dan Digital baru periode 2024-2029.
1. Regulatory charges
Hal pertama yang menjadi harapan XL Axiata adalah regulatory charges.
Sekarang ini, kata Dian, regulatory charges angkanya sudah mencapai 13-14% terhadap revenue. Hal tersebut dinilai sangat berat oleh industri hingga membuat mereka kesuliatn untk mengembangkan infrastruktur selanjutnya.
“Apalagi 5G itu kan perlu investasi yang banyak, jadi kalau regulatory charges-nya itu masih sedemikian mahal, mungkin nanti 5G yang sesungguhnya itu hanya bisa menjadi angan-angan,” ujar Dian.
2. Aturan yang adil terhadap layanan Over The Top (OTT)
Kemudian soal aturan yang adil bagi OTT seperti Netflix, YouTube dan layanan populer lainnya. Menurut Dian, para OTT ini belum mendapatkan regulasi yang adil, padahal mereka memberikan service di atas infrastruktur operator seluler.
Sementara opsel seperti XL Axiata harus membangun infrastruktur dengan investasi yang jumlahnya besar, dan membayar regulatory charges yang nominalnya juga tidak sedikit.
3. Tata keola RT/RW Net
Praktik ilegal RT RW Net telah menjadi fenomena yang meresahkan. Untuk itu Dian berharap agar pemerintah yang baru juga bisa lebih bijak dalam melihat, membuat tata kelola lebih sehat, dengan RT/RW net dan sebagainya.
4. Lelang frekuensi 5G
Harapakn keempat dari XL Axiata yakni agar segera menyelenggarakan lelan spektrum 5G yang sudah tertunda.
“Sebetulnya dari akhir tahun lalu sudah bilang akan dilakukan auction (lelang), mungkin sebelumnya kita pikir akan menunggu selesai penunjukan Pak Presiden dan Kabinet Baru,” ujar Dian.
“Sekarang kan sudah kabinet baru, jadi kita harapkan akan menjadi lebih cepat,” imbuhnya.
5. Mempermudah approval Merger
Seiring rencana merger XL Axiata dan Smartfren, proses due dilligence sudah akan berakhir.
Selanjutnya, akan masuk tahap approval dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan OJK. XL Axiata berharap Menkomdigi yang baru bisa mempercepat proses persetujuan ini.
“Mudah-mudahan approval-nya nanti juga bisa cepat,” kata dia.
“Kita harus swasembada pangan!” kata Prabowo dalam arahannya di sidang kabinet perdana yang diselenggarakan di Istana Negara, pada Rabu, (23/10/2024).
Prabowo mengatakan Indonesia harus mampu secara mandiri memberikan makan untuk rakyatnya. Sebab, perang besar bisa pecah setiap dan bisa mengganggu pasokan makanan untuk Indonesia.
“Itu prioritas dasar karena situasi global, perang besar bisa pecah setiap saat, kita harus menjamin kemampuan kita memberi makan rakyat kita sendiri,” ujar dia.
Pernyataan Prabowo mengenai pentingnya Indonesia mencapai swasembada pangan sebenarnya sudah disinggung oleh sejumlah lembaga penelitian. Salah satunya adalah Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI). Dikutip dari white paper berjudul Dari LPEM Bagi Indonesia: Agenda Ekonomi dan Masyarakat 2024-2029, lembaga ini bahkan menyebut ketersediaan makanan pokok, terutama nasi adalah pondasi bagi pembangunan di Indonesia.
“Ungkapan ‘nasi adalah pondasi’ mencerminkan pentingnya komoditas pokok ini bagi masyarakat Indonesia,” kata peneliti LPEM FEB UI Rizki Nauli Siregar dalam white paper tersebut, dikutip Kamis, (24/10/2024).
Dia mengatakan upaya apapun untuk menjaga ketahanan pangan, mengurangi kemiskinan, hingga mewujudkan pertanian berkelanjutan di RI akan selalu berkaitan dengan sektor beras. Dia menyebut ketergantungan RI terhadap beras terlihat dari komoditas ini yang mengambil porsi terbesar dalam pengeluaran masyarakat untuk pangan, yaitu 4% dari pengeluaran konsumsi makanan penduduk perkotaan dan 8% untuk penduduk pedesaan pada tahun 2021.
Karena signifikansinya beras dalam pengeluaran rumah tangga, kata dia, harga beras amat mempengaruhi tingkat inflasi dan tingkat kemiskinan. Rizki menyebut setiap perubahan harga beras tercerminkan dalam tingkat inflasi, sementara kenaikan harga beras mengurangi daya beli masyarakat miskin yang sebagian besar adalah konsumen bersih beras.
Rizki mengatakan sektor pangan yaitu beras bukan hanya penting dari sisi konsumen. Dia menyebut pertanian beras juga menjadi sumber penghidupan yang besar karena 14 juta rumah tangga petani bergantung ke sektor pekerjaan ini.
“Upaya untuk mentransformasi sektor beras dan sektor pertanian di Indonesia menjadi pertanian yang berkelanjutan dan adil perlu memahami kedua sisi permasalahan ini,” kata dia.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengungkapkan pemerintahan Prabowo sadar mengenai problem besar yang harus diatasi perihal beras ini. Dia mengatakan salah satu masalah utama yang harus diatasi adalah terus menyusutnya luas sawah di Indonesia.
“Luas baku sawah kita 7,4 juta hektare, dan tiap tahun menurun terus,” kata Sudaryono.
Dia mengatakan luas sawah terus menurun karena lahannya beralih fungsi menjadi pabrik dan rumah. Dia mengatakan solusi yang bisa dilakukan adalah dengan intensifikasi dan ekstensifikasi lahan sawah di luar Pulau Jawa.
“Mau tidak mau, suka tidak suka harus ada namanya ekstensifikasi, atau namanya cetak sawah,” kata dia.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengaku diberi target 5 tahun untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia. Dia bilang untuk mencapai target ini, pemerintah tak bisa hanya mengandalkan Pulau Jawa sebagai sentra produksi.
Dia mengatakan sudah menyusun strategi ekstensifikasi lahan produksi pangan, seperti beras di luar Pulau Jawa, seperti di Papua. Dia mengatakan klaster-klaster produksi bahan pangan juga akan dibangun di pulau-pulau lain sesuai karakteristik geografisnya.
“Pertama tidak mungkin mengandalkan Pulau Jawa saja, Sumatera juga sudah banyak sawit. Masa depan untuk padi, gula, dan jagung itu di Papua sekarang kita coba di Merauke. Nanti dibagi-bagi lagi klasternya,” kata dia.
Badan hak asasi manusia terkemuka Uni Eropa tersebut, yang menerbitkan survei pada Kamis (24/10/2024), menyebut hampir setengah dari responden Muslim mengatakan bahwa mereka belum lama ini ini mengalami diskriminasi.
“Kami menyaksikan lonjakan yang mengkhawatirkan dalam rasisme dan diskriminasi terhadap Muslim di Eropa,” kata direktur lembaga tersebut, Sirpa Rautio, seperti dikutip The Guardian.
“Hal ini dipicu oleh konflik di Timur Tengah dan diperburuk oleh retorika anti-Muslim yang tidak manusiawi yang kita lihat di seluruh benua.”
Survei sendiri terhadap 9.600 Muslim di 13 negara anggota menemukan bahwa rasisme dan diskriminasi menjalar ke sebagian besar aspek kehidupan mereka.
Orang-orang melaporkan anak-anak yang diganggu di sekolah, ketidaksetaraan dalam mengakses peluang kerja, dan prasangka dalam hal menyewa atau membeli rumah.
Meskipun survei tersebut diselesaikan sebelum serangan Hamas pada 7 Oktober 2023 di Israel, yang menyebabkan pembalasan brutal di Gaza, lembaga yang berkantor pusat di Wina tersebut mengatakan informasi dari organisasi masyarakat sipil dan otoritas nasional menunjukkan bahwa jumlah insiden anti-Muslim terus meningkat sejak konflik meletus.
Setelah serangan pada 7 Oktober, para pejabat bergegas untuk menahan peningkatan kejahatan kebencian yang ditujukan pada komunitas Muslim dan Yahudi, mulai dari upaya pembakaran di sebuah sinagoge di Berlin hingga puluhan surat yang berisi ancaman dan penghinaan yang dikirim ke dewan dan masjid Muslim di Prancis.
FRA, yang berbicara kepada umat Muslim di Austria, Belgia, Denmark, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Irlandia, Italia, Luksemburg, Belanda, Spanyol, dan Swedia, menemukan bahwa 47% melaporkan mengalami rasisme dalam lima tahun sebelum 2022, naik dari 39% pada 2016.
“Yang kami lihat adalah situasi umat Muslim semakin memburuk,” kata Vida Beresnevičiūtė, salah satu penulis survei tersebut. “Hidup sebagai seorang Muslim di UE semakin rumit.”
Kebangkitan Sayap Kanan
Tingkat diskriminasi yang dilaporkan tampaknya terkait erat dengan kebangkitan sayap kanan. Di Austria, tempat Partai Kebebasan (FPÖ) anti-imigrasi yang didirikan Nazi baru-baru ini muncul sebagai partai yang paling banyak dipilih, 71% umat Muslim melaporkan pengalaman rasisme baru-baru ini.
Di negara tetangga Jerman, tempat Partai Alternatif für Deutschland yang anti-imigrasi terus meningkat, 68% melaporkan diskriminasi.
Di 13 negara anggota yang disurvei, 39% Muslim melaporkan adanya diskriminasi di pasar kerja, dengan 41% bekerja di pekerjaan yang tidak sesuai dengan kualifikasi mereka.
Sepertiga responden (35%) mengatakan bahwa mereka terhalang untuk membeli atau menyewa rumah karena diskriminasi, naik dari 22% pada 2016.
“Fenomena ini meluas dan terus-menerus. Cakupannya sangat besar,” kata Beresnevičiūtė.
Kemiskinan dan Putus Sekolah
Konsekuensi dari rasisme ini sangat luas dan berlangsung lama. Muslim lebih mungkin hidup dalam kemiskinan, berdesakan di perumahan yang penuh sesak, dan 2,5 kali lebih mungkin bekerja dengan kontrak sementara. Responden Muslim tiga kali lebih mungkin meninggalkan sekolah lebih awal daripada populasi umum di seluruh UE.
Beresnevičiūtė menyebut yang paling memprihatinkan adalah pengalaman kaum muda Muslim. Lebih dari separuh Muslim yang lahir di Eropa (55%) mengatakan bahwa mereka merasa didiskriminasi secara rasial saat mencari pekerjaan dalam lima tahun terakhir, yang menunjukkan bahwa mereka tidak diperlakukan secara setara meskipun memiliki kemampuan bahasa dan kualifikasi yang sama.
“Ini mengerikan,” kata Beresnevičiūtė, yang mencatat bahwa banyak Muslim melaporkan diskriminasi yang “tumpang tindih” karena mereka merasa menjadi sasaran karena agama mereka serta warna kulit dan latar belakang etnis atau imigran mereka.
Perempuan yang mengenakan pakaian keagamaan, seperti jilbab, juga melaporkan tingkat diskriminasi yang lebih tinggi di pasar tenaga kerja. Terkait perempuan berusia antara 16 dan 24 tahun yang mengenakan pakaian keagamaan, tingkat diskriminasi yang dilaporkan meningkat menjadi 58%.
Hanya sedikit yang merasa bermanfaat untuk melaporkan pengalaman mereka, dengan hanya 6% yang mengatakan bahwa mereka telah mengajukan pengaduan atau laporan tentang insiden baru-baru ini.
FRA meminta negara-negara anggota untuk menerapkan sanksi yang lebih keras atas diskriminasi dan kejahatan kebencian serta mengumpulkan data kesetaraan, termasuk tentang asal etnis atau ras, untuk memungkinkan para pembuat kebijakan menetapkan target yang lebih baik dan melacak kemajuan.
Tidak seperti Inggris, sebagian besar negara Uni Eropa tidak mengumpulkan data sensus tentang keragaman ras atau etnis.
Secara keseluruhan, laporan tersebut menunjukkan bahwa “rasisme dan diskriminasi rasial merupakan fenomena yang terus terjadi di seluruh Uni Eropa dan perlu ditangani,” kata Beresnevičiūtė. “Dan hal itu tidak akan hilang tanpa upaya khusus apapun.”